Posts

Showing posts from 2016

Gmelina

Image
Gmelina usia 6 bulan Nah sobat... ini gmelina yang saya tanam dan biji yang cari sendiri, usia gmelina saat ini adalah 6 bulan. Gmelina mampu bertahan di lahan yang di selimuti gulma gulma yang cukup nakal.  Ternyata gmelina mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Ketika ditanam ketinggian 1000 mdl.  Salah satu buktinya pada gambar diatas, itu gmelina yang ditanam di atas 1000 mdl. Gmelina dapat tumbuh tinggi. Sehingga bisa menghasilkan kualitas kayu super karena mempunyai ukuran yang cukup untuk di jadikan bahan bangunan. penanaman gmelina tidak harus di lahan yang datar, kita harus mampu memanfaatkan lahan lainnya seperti di daerah perbukitan yang struktur tanahnya tidak rata. Karena sebagian orang lahan yang miring atau tidak rata tidak mempunyai nilai ekonomis, namun kitalah yang membuat lahan miring menjadi lebih ekonomis karena isi dari tanah miring tersebut yang kita tanami kayu (gmelina). Selain dapat menjaga keseimbangan lingkungan kita pun d...

CARA MEMBUAT PUPUK BOKASHI

Bokashi dipopulerkan pertamakali di Jepang sebagai pupuk organik yang bisa dibuat dengan cepat dan efektif. Terminologi bokashi diambil dari istilah bahasa Jepang yang artinya perubahan secara bertahap. Sedangkan EM4 merupakan jenis mikroorganisme dekomposer untuk membuat pupuk bokashi. EM4 dipopulerkan oleh Prof. Dr. Teruo Higa dari Jepang. Proses pembuatan pupuk bokashi relatif lebih cepat dari pengomposan konvensional. Bokashi sudah siap dijadikan pupuk dalam tempo 1-14 hari sejak dibuat, tergantung dari bahan baku dan metode yang digunakan. Membuat bokashi sangat mudah, bisa dilakukan dalam skala rumah tangga maupun skala pertanian yang lebih besar. Berikut ini kami jelaskan tahap-tahapnya. Menyiapkan mikroorganisme dekomposer (EM4) Hal pertama yang harus dilakukan untuk membuat pupuk bokashi adalah menyiapkan mikroorganisme dekomposernya. Salah satu dekomposer bokashi yang paling populer adalah EM4. Larutan EM4 terdiri dari mikroorganisme yang diisolasi secara khusus untuk men...

Membuat pupuk bokashi padat

Seperti yang kita ketahui bahwa harga pupuk kimia semakin hari semakin mahal harganya. Kali ini kita akan mengajak cara membuat pupuk organik yang terdiri dari beberapa bahan yang dianggap sebagai limbah. Ternyata dari limbah itu sendiri dapat dimanfaatkan untuk pupuk organik guna memenuhi unsur hara pada tanaman. Bokashi adalah pupuk organik yang di fermentasi terdiri dari beberapa bahan yang dianggap sebagai limbah. Bahan untuk pembuatan bokashi adalah bisa menggunakan kotoran kambing, sapi atau kotoran ayam serta di campur dengan limbah rumah tangga sisa sisa makan yang tidak termakan, atau dengan dedaunan, sisa sisa buah buahan yang dapat digunakan pula untuk untuk bahan campuran. Dan yang terakhir mencampurkan larutan fermentasi untuk mempercepat penghancuran bahan bahan pembuatan pupuk yang masih utuh. Larutan fermentasi bisa di dapat di toko pertanian (M4). Bahan bahan yang di siapkan -siapkan bejana atau apa untuk menampung bahan bahan pembuatan pupuk. - kotoran kambing...

Cara menyemai biji albasiah

Akhir akhir ini banyak permintaan bibit albasiah untuk di jadikan komoditas utama. Bahan bangunan mebel dan lain lain. Nah kali kita akan mencoba untuk menyemai albasiah. Pertama siapkan bedeng kecil terbuat dari papan dengan ukuran 40×60 dengan tinggi 10 satuan menggunakan cm. Siapkan media tanam untuk menyemai, setelah itu kita siapkan biji albasiah yang mau du tabur di media tanam, sebelumnya rendam dengan air dengan suhu sekitar 50 derajat celcius selama 15-20 menit. Lalu iriskan dengan beralaskan koran, hal ini bertujuan supaya biji cepat kering tidak basah karena jika basah dapat memicu tumbuhnya jamur sehingga biji tidak dapat berkecambah dan mudah untuk di tabur secara merata. Setelah cukup kering biji, di tabur di bedeng yang sudah berisikan media tanam secara merata, lalu simpan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung atau menutupnya dengan plastik atau koran. Setelah 3 sampai 7 hari biji sudah mulai berkecambah, plastik atau koran di buka dengan tetap menjag...